Aktivasi otak tengah dapat dilakukan pada anak-anak. Mengapa otak tengah perlu di aktivasi? Pada umumnya otak tengah orang dewasa dalam keadaan tidak aktif. Sebenarnya otak tengah adalah bagian otak yang pertama kali berkembang. Otak tengah (Mesencephalon) ini berkembang terlebih dahulu sebelum otak kanan dan otak kiri berkembang. Otak tengah ini merupakan penghubung dari otak kanan dan otak kiri. Aktivasi otak tengah membuat otak kanan dan otak kiri kita dapat melakukan komunikasi dengan baik. Dengan seimbangnya perkembangan otak, maka otak kanan dan otak kiri dapat berfungsi dengan lebih baik. Aktivasi otak tengah dapat mengembalikan kekuatan otak pada keadaan semulanya. Kemampuan konsentrasi dari seseorang juga akan meningkat dengan tajam setelah aktivasi otak tengah. Seseorang dapat berkonsentrasi dengan lebih lama dengan tingkat konsentrasi yang tinggi. Hal ini didukung dengan kapasitas otak yang tinggi. Jika konsentrasi ini dipergunakan untuk belajar, maka daya belajar anak akan menjadi tinggi. Mereka dapat menerima pelajaran-pelajaran yang bahkan belum dapat di terima oleh para teman-teman sebayanya. Daya ingat juga banyak sekali dikontrol oleh otak tengah. Daya ingat dari anak-anak ini dapat ditingkatkan dengan melatih memori mereka. Karena memori ada di bagian tengah, maka dengan berkembangnya otak tengah, kapasitas memori juga dapat ditingkatkan. Perlu dilakukan pelatihan khusus untuk meningkatkan daya ingat anak. Kita bias mengharapkan akan kita memiliki daya ingat fotografi. Daya ingat fotografi adalah kemampuan seseorang untuk merekam suatu gambar atau tulisan keseluruhannya dalam memori mereka. Lalu jika mereka inginkan, mereka dapat ‘melihat’ kembali gambar tersebut di memori mereka. Mereka bahkan dapat membaca ulang dengan kecepatan tinggi. Hal ini dapat dilakukan karena mereka tidak dibatasi dengan kecepatan mata, dan interaksi mata & otak. Semua bahan sudah ada didalam otak mereka sendiri. Kapasitas memori ini dapat ditingkatkan tinggi sekali, karena sebenarnya otak manusia memiliki kapasitas penyimpanan yang besar sekali. Apakah dengan demikian otak kita akan dipaksakan untuk menerima informasi yang berlebih? Para ahli mengatakan bahwa kita baru menggunakan kurang dari 10% kapasitas otak kita. Yang dilakukan disini adalah mengoptimalkan penggunaan otak dari bagian otak yang belum dipakai. Apakah ada tanda yang menyolok dari anak yang telah di aktivasi otak tengahnya? Tanda dari otak tengah yang telah diaktivasi adalah kemampuan untuk melihat dengan mata tertutup. Mereka dapat membaca, mengurutkan kartu, bahkan melakukan kegiatan sehari-hari dengan mata tertutup.
Memang kelihatannya tidak mungkin! Hal ini telah dibuktikan oleh ratusan anak-anak Indonesia yang telah mengalami aktivasi otak tengah. Para orang tua mereka sendiri masih tidak percaya walaupun mereka telah melihat buktinya sendiri. Orang dewasa memang telah banyak sekali mengalami hambatan mental (mental blockage), sehingga apa yang mereka tidak dapat lakukan, mereka menganggap itu adalah mustahil. Kemampuan logika mereka telah banyak menguasai pola pikir mereka. Pada anak-anak mereka masih belum terlalu banyak mengalami hambatan mental ini. Oleh karena itu, aktivasi otak tengah jauh lebih mudah dilakukan pada anak-anak dibawah umur 15 tahun. Anda dapat mempelajari lebih jauh pada www.otaktengah.com. Situs ini memuat informasi yang lengkap sekali mengenai otak tengah. Sekarang ini juga ada training untuk aktivasi otak tengah. Ada sebuah situs yang memberikan lebih dari pada training yang lain. Silahkan anda bandingkan di www.trainingaktivasiotaktengah.publishing-intl.com. Anda mungkin tidak akan percaya dengan informasi yang anda baca atau video yang anda lihat. Tetapi jika anda mempelajari hal ini lebih lanjut, kemungkinan besar kita dapat mengambil banyak keuntungan dari otak tengah anak-anak kita yang telah aktif. Aktivasi otak tengah dapat membuat anak-anak mempunyai intelegensia untuk mengasihi. Keseimbangan otak kanan dan otak kiri akan membuat anak-anak ini lebih dapat membagi kasih dengan orang lain. Mereka juga akan lebih cenderung menjadi baik.
Banyak anggota masyarakat yang bingung. Kenapa seorang anak tiba-tiba mempunyai kemampuan “Aneh” setelah otak tengah mereka diaktifkan. Tidak sedikit yang menduga hipnosis dipergunakan terhadap anak-anak tersebut. Apakah aktivasi otak tengah itu? Apakah ada hubungannya dengan Hipnosis? Tiba-tiba ada ide, bagaimana jika 2 Penulis Best Seller bertemu untuk mendiskusikan tentang hal ini? Hartono Sangkanparan, penulis buku Dahsyatnya Otak Tengah yang tidak paham tentang Hipnosis akan berdiskusi dengan Andri Hakim, salah seorang penulis buku Dahsyatnya Hipnosis, yang juga kurang paham tentang Otak Tengah. Menurut Mulyono chief Editor Visimedia, Andri bahkan merasa perlu membeli dulu buku Dahsyatnya Otak Tengah, pada saat dia melakukan talk show di Cikarang. Sedangkan Hartono sudah memegang buku Dahsyatnya Hipnosis sejak awal. Sampai berita ini dituliskan, kedua penulis ini masih belum berdiskusi tentang topik yang akan mereka bawakan pada hari Minggu 14 Maret jam 15.00 di Gramedia Matraman. Diskusi ini diperkirakan akan menarik banyak sekali pengunjung, karena Mulyono sendiri yang akan memandu diskusi ini. Jika anda tidak hadir pada acara tersebut, kemungkinan besar anda tidak akan tahu apa yang didiskusikan. Ini benar-benar kesempatan langka. Jika anda ragu-ragu untuk datang mungkin lebih baik tetap saja di rumah, karena tempat lebih baik dipergunakan oleh anggota masyarakat dengan keingin-tahuan yang tinggi.
– Informasi lengkap tentang Aktivasi Otak Tengah kunjungi www.otaktengah.com
Banyak anggota masyarakat yang bingung. Kenapa seorang anak tiba-tiba mempunyai kemampuan “Aneh” setelah otak tengah mereka diaktifkan. Tidak sedikit yang menduga hipnosis dipergunakan terhadap anak-anak tersebut. Apakah aktivasi otak tengah itu? Apakah ada hubungannya dengan Hipnosis? Tiba-tiba ada ide, bagaimana jika 2 Penulis Best Seller bertemu untuk mendiskusikan tentang hal ini? Hartono Sangkanparan, penulis buku Dahsyatnya Otak Tengah yang tidak paham tentang Hipnosis akan berdiskusi dengan Andri Hakim, salah seorang penulis buku Dahsyatnya Hipnosis, yang juga kurang paham tentang Otak Tengah. Menurut Mulyono chief Editor Visimedia, Andri bahkan merasa perlu membeli dulu buku Dahsyatnya Otak Tengah, pada saat dia melakukan talk show di Cikarang. Sedangkan Hartono sudah memegang buku Dahsyatnya Hipnosis sejak awal. Sampai berita ini dituliskan, kedua penulis ini masih belum berdiskusi tentang topik yang akan mereka bawakan pada hari Minggu 14 Maret jam 15.00 di Gramedia Matraman. Diskusi ini diperkirakan akan menarik banyak sekali pengunjung, karena Mulyono sendiri yang akan memandu diskusi ini. Jika anda tidak hadir pada acara tersebut, kemungkinan besar anda tidak akan tahu apa yang didiskusikan. Ini benar-benar kesempatan langka. Jika anda ragu-ragu untuk datang mungkin lebih baik tetap saja di rumah, karena tempat lebih baik dipergunakan oleh anggota masyarakat dengan keingin-tahuan yang tinggi.
– Informasi lengkap tentang Aktivasi Otak Tengah kunjungi www.otaktengah.com
Salam Sejahtera,
Kisah GMC yang sangat mengejutkan (antara percaya dan tidak tapi sebuah kenyataan). Putri pertama saya yang bernama Hannasya (11 tahun) siswa kelas VI. Dalam waktu hanya 2 hari setelah mengikuti training GMC kini anak saya sdh bisa membedakan bermacam-macam warna,menyusun kartu dari acak hingga tersusun secara urut berdasarkan angka,warna dan bentuk, membaca, bermain puzle, tanpa melihat. Ini bagi saya sangatlah luar biasa.
Pada hari pertama setelah istirahat sebentar pada malam harinya saya coba tanya mau latihan gak..? Hanna jawab boleh juga. Saya langsung keluarkan kartu untuk membedakan warna,bentuk dan angka Dia bisa menjawab meski agak lambat dan dengan harus mencium,meraba bahkan harus mendeteksi dengan menggunakan telinga. Kini dalam hitungan hari sdh membawa perubahan yang sangat cepat. Saya coba bola plastik yg warnanya bermacam-macam dan saya masukin kedalam kantong kresek berwarna hitam dengan cepat dia pisahkan warna-warna tersebut tanpa harus meraba,mencium dan mendeteksi dgn telinga. Tingkat membacanya pun sudah semakin cepat. Untuk menebak kartu remi yg dgn sengaja saya acak dan saya ambil dgn jarak kurang lebih 2 m dia bisa menebak dari warna,bentuk dan angka dengan benar.
Dan yang sangat mengejutkan lagi bagi saya dan suami pada hari terakhir setelah mengikuti Training GMC pada saat dalam perjalanan pulang bersama suami, saya suruh blindfoldnya coba dipakai dulu, bunda mau tahu nih Mbak bisa tebak gak..? coba tebak yg ada di sebelah kiri jalan itu apa ya Mbak ? dengan sigap Dia menjawab bangunan besar tempat pencucian mobil dan saya coba terus bertanya pada saat di lampu merah dan kami dalam keadaan berhenti kalau di depan Mbak ada apa lagi ya….? Hanna jawab ada mobil warnya biru tua dan yg satunya warna putih terus mobil yg biru tua arahnya mau kemana Dia jawab lurus, saya hampir gak percaya yg dia katakan tapi semua jawabannya benar, saya coba lagi tanya jalannya ada berapa arah ya Mbak..coba tebak lagi, Hanna jawab ada yg belok kiri, lurus dan belok kanan, terus kita mau ke arah mana nih …Dia jawab lagi kita mau belok ke kanan. saya merasa benar-benar terharu kok anak saya bisa seperti ini ya….padahal gak pernah kepikir sebelumnya kalau anak saya bisa seperti ini.
Hanna juga membawa perubahan pada dirinya, biasanya Dia termasuk anak yang pemarah sedikit-sedikit senangnya marah kalau ditanya kok senangnya marah si Mbak paling-paling Dia jawabnya hobby, saya bilang “hobby kok marah” apa gak ada yang lain. Hanna juga sering usil dengan adek-adeknya. Hanna punya 2 orang adek, adek yg dibawah Dia Ariqah (10 tahun) dan yg kecil Balqis (6 tahun) satu hari aja gak buat sikecil nangis mungkin gak enak buat Hanna. Hampir setiap hari saya pasti dapat tlp dari sikecil kalau dia dicubit sama Mbaknya.
Alhamdulillah semenjak Hanna ikut GMC emosinya sdh lebih baik dari sebelumnya dan Dia mau mengalah untuk adeknya seperti kejadian tadi pagi saya siapkan sarapan tiba-tiba aja Ariqah minta ditukar sarapannya dengan sikecil, sikecilnya gak mau ditukar “adeknya bilang siapa suruh gak mau minta dulu kan adek sdh duluan” dengan lembut si Mbaknya (Hanna) bilang ya udah Mbak punya aja untuk Ariqah biar yang punya Ariqah Mbak yang makan nanti. Padahal sebelumnya dia juga gak mau mengalah, bicaranya juga lebih lembut saya cukup senang dengan perubahannya sekarang.
Hanna juga bisa baca Al-Quran dengan menutup matanya. Perlu di ketahui juga anak saya baru mengikuti GMC yang pertama untuk daerah Tg.Pinang pada tanggal 27 s/d 28 Februari 2010 hanya dalam waktu 4 hari setelah mengikuti GMC anak saya bisa melakukan yang gak pernah Dia lakukan sebelum mengikuti GMC. Harapan saya dan suami yg terpenting Hanna bisa lebih berkosentrasi dan meningkatkan pelajarannya kedepan.
Adek-adeknya juga jadi kepingin ikut seperti Mbaknya. Mudah-mudahan GMC membawa perubahan yang sangat besar bagi anak-anak kami, menjadi anak bangsa yang cerdas. Sukses selalu buat GMC
Salam hangat, Novianty Sumitro Tanjungpinang-Kepri
– Informasi lengkap tentang Aktivasi Otak Tengah kunjungi www.otaktengah.com
Anak saya, Alif Fadhila Adha Nasution (6 th 1 bln) sudah mengikuti kelas GMC tgl 27 & 28 Feb 2010 di UI Depok.
Sepulang hari pertama, sambil bermain2 di tempat tidur, dia bisa menjawab benar 8 dari 10 kartu remi (dia menolak pakai blind fold), jadi saya tempelkan di telinganya. Luar biasa! Malam itu dia bilang, gak mau lagi pergi ke UI. Saya sempat panik, tapi Alhamdulillah saat keesokan harinya dia berangkat dgn senang hati.
Saya tambah kaget & surprise…. hari kedua Alif mewarnai dan hasilnya bagus, malah lebih bagus dibandingkan dia memakai matanya!!! (saya lampirkan foto hasil karya Alif, saat alif mewarnai & foto alif dan gurunya).
Malamnya dia menjawab benar 8 dari 10 kartu remi yg saya tempelkan di telinganya dan tadi malam menjawab benar 6 dari 10 kartu remi.
Luar biasa…..
(Endang Budiutami)
Cikarang dan Solo mendapat kesempatan pertama untuk berbincang-bincang dengan pengarang buku Dahsyatnya Otak Tengah.. Solo mendapat kesempatan petama yaitu hari Senin tgl 22 Feb 2010 jam 18.00. Tempat masih sedang dikonfirmasi. Jadwal berikutnya adalah Cikarang. Gramedia Lippo Cikarang adalah tempat yang dipergunakan untuk talk show. Acara akan diadakan pada hari Sabtu 27 Feb 2010 jam 7 malam. Jangan sia-siakan kesempatan ini. Rencananya juga akan diadakan demo dari anak-anak yang telah diaktifkan otak tengahnya. Pembelian buku sekaligus dengan pendaftaran training aktivasi otak tengah di kedua tempat tersebut akan mendapatkan souvenir menarik
– Informasi lengkap tentang Aktivasi Otak Tengah kunjungi www.otaktengah.com
Pada awalnya kemampuan otak tengah merupakan mitos. Beberapa orang ternyata mempunyai kemampuan seperti ini. Dari hasil pengamatan, ada suatu pola kemampuan yang sama. Mereka dapat melihat dengan mata tertutup (tanpa menggunakan mata) mereka dapat melihat dengan kulit (skin vision). Ada juga suatu kemampuan untuk melihat di belakang kepala. Kemampuan ini banyak dikejar oleh para pelaku olah raga bela diri. Anda pernah menonton film Spiderman yang pertama? Tiba-tiba indera dari Peter Parker (nama orang normal dari Spiderman) dapat merasakan intuisi seperti laba-laba. Pada akhir cerita, musuhnya mengaktifkan kendaraan di belakang Spiderman yang dapat menusuknya. Tetapi Spiderman dapat melompat menghindari tusukan tersebut, tanpa melihat kebelakang. Istilah yang dipakai bukanlah kemampuan otak tengah. Tetapi setiap usaha memberikan nama tersendiri. Penelitian ternyata mengarah pada suatu bagian otak yang menjadi penyebab semua kemampuan tersebut. Penelitian tentang kemampuan otak tengah ini kurang menarik minat, karena cara pengaktifan-nya yang sulit. Berbagai cara dipakai untuk mengaktifkan otak tengah ini. Penemuan fenomenal dari otak tengah ini terletak pada metoda aktivasi-nya. Kemampuan otak tengah ini sudah diketahui lama oleh para peneliti dan para praktisi. Banyak pula orang yang berusaha dengan caranya sendiri mengaktifkan otak tengah. Ada beberapa anak yang ternyata otak tengah mereka tidak tertutup. Mereka dapat mempunyai kemampuan seperti anak yang sudah di aktivasi. Apakah mereka dapat melatih sendiri kemampuan mereka ? Secara teknis bisa, tetapi kemungkinan besar mereka tidak mau melakukannya. Kenapa? Seorang anak kecil dilaporkan dapat mendengar suara dari warna yang berbeda. Suara hitam terdengar seperti “dunggg…”. Dia mengatakan kepada ayahnya hal ini setelah melihat kakaknya berusaha untuk membedakan warna dengan telinga-nya. Tetapi ketika ditanya lebih lanjut, anak ini mengaku merasa takut dengan kemampuan nya ini. Dia tidak berani bercerita kepada teman-temannya, dan juga tidak berani bercerita kepada orang tuanya. Dia takut dianggap aneh. Dan memang benar, si ayah berkata, jika anaknya bercerita tentang hal ini sebelum dia mendengar tentang otak tengah, pasti dia tidak akan meresponi kemampuan anak tersebut. Training Aktivasi otak tengah yang dilakukan secara profesional memperkenalkan kemampuan ini kepada anak dan mengemasnya dalam bentuk yang dapat diterima oleh anak. Pada saat training, keadaan kelas dijauhkan dari suasan magis dan menyeramkan. Suasana training dibuat seperti acara ulang tahun anak, dimana ada banyak hadiah-hadian, nyanyian, tepuk tangan dan teriakan gembira. Anak akan merasa senang dengan kemampuan barunya ini. Sikap inilah yang merupakan bekal untuk anak dalam mengembangkan lebih lanjut kemampuan otak tengahnya. Sebenarnya banyak kemampuan otak tengah anak yang dapat berkembang secara alami, tetapi karena kita para orang tua tidak tahu bagaimana mengolahnya, maka kemampuan tersebut terpendam dan akhirnya non aktif. Stress berkepanjangan dan tuntutan kepada anak adalah salah satu faktor besar yang menyebabkan otak tengah anak semakin tidak aktif.
Sayang ya… Coba orang tua kita dulu tahu
– Informasi lengkap tentang Aktivasi Otak Tengah kunjungi www.otaktengah.com
Mengapa otak tengah anak lebih mudah di aktivasi dari pada otak tengah orang dewasa? Ada banyak faktor. Otak manusia ada dalam tahap perkembangan sampai umur 15 tahun. Percaya atau tidak, umur 20 tahun otak manusia sudah masuk dalam taraf degenerasi. Mulai umur 20 tahun sel-sel otak akan mulai menurun fungsinya. Aktivasi otak tengah ini memprogram otak tengah pada saat otak ada dalam masa pertumbuhan.
Ada alasan lain mengapa tingkat kesulitan aktivasi otak tengah untuk orang dewasa lebih tinggi. Pola pikir yang sudah terbentuk dan sulit diubah. Apakah anda pernah berusaha meyakinkan seorang dewasa tentang sesuatu yang dia tidak percaya ? Sukar bukan ? Coba lakukan ini pada anak 6 atau 9 tahun! Mana yang lebih mudah ? Jangankan mempengaruhi orang lain, saya sendiri saja sulit untuk meyakinkan diri sendiri, bahwa ternyata anak saya dapat melihat dengan mata tertutup. Setelah otak tengahnya di aktivasi, dia dapat melihat dengan mata tertutup. Saya tidak berani memperlihatkan kemampuan anak ini kepada orang lain. Karena saya sendiri setelah melihatnya setiap hari masih tetap tidak percaya dengan apa yang saya lihat.
Salah satu cara yang diajarkan pada saat aktivasi otak tengah adalah membuat otak anak tersebut terbuka untuk menerima hal yang dirasa tidak mungkin. Jika seorang anak yakin bahwa dia tidak akan dapat melihat dengan mata tertutup, maka dia benar. Dia tidak dapat melihat dengan mata tertutup. Jika kita berpikir bahwa kita tidak akan dapat menjadi juara lari 100 M dunia, maka kita benar ! Tetapi jika kita berpikir bahwa kita dapat menjadi juara lari 100 M, maka kita juga benar. Jadi kembali pada pola pikir kita.
Apakah anda pernah mendengar cerita gajah sirkus yang mati terbakar pada saat tenda sirkus terbakar ? Gajah besar tersebut kakinya hanya diikat dengan tali kecil yang diikatkan seadanya pada sebuah pasak kecil. Hal ini dapat terjadi karena pola pikir gajah tersebut telah diprogram sejak kecil. Pada waktu kecil gajah tersebut diikat dengan rantai besar pada sebuah pasak yang tertanam kuat. Setelah beberapa tahun berusaha menarik rantai tersebut tanpa hasil, maka gajah kecil tersebut “Sadar” bahwa dia tidak akan dapat memutuskan rantai pengikat kaki, walaupun dia berusaha sekuatnya. Pola pikir ini menjadi “kebenaran” dalam otaknya. Walaupun kakinya diikat dengan tali kecil yang secara teknis dapat diputuskan, “Mental Blok” yang ada dalam otaknya – lah yang mematikan memampuan dia memutuskan tali kecil di kakinya.
“Mental Blok” pada orang dewasa-lah yang paling banyak menghalangi aktivasi otak tengah ini. Mungkin ada baiknya kita coba berpikir jernih untuk dapat meruntuhkan “Mental Blok” ini. Apapun yang kita yakini adalah suatu kebenaran untuk diri kita sendiri. Karena kita adalah apa yang kita pikirkan. Beberapa orang tetap tidak percaya bahwa seorang anak dapat melihat dengan otak tengahnya. Mereka meyakini pasti ada campur tangan dari dunia supra natural atau faktor dunia kegelapan lain. Jangan berkonfrontasi dengan mereka, karena mereka mempunyai “Kebenaran mereka sendiri”. Ajak lah mereka makan dan bicarakanlah hal-hal lain. Hubungan kita dengan mereka jauh lebih penting dari pada kita “membela” kebenaran otak tengah. Aktivasi otak tengah adalah suatu fakta. Jika ada seseorang yang tidak percaya bahwa ternyata bumi lah yang mengitari matahari (bukan matahari yang mengitari bumi). Hargailah pendapat mereka. Dan berteman lah dengan mereka. Barangkali kita dapat menolong mereka di kemudian hari jika mereka mengalami kesulitan.
Kembali di tahun 1983 ketika saya memutuskan untuk masuk jurusan “Informatika” yang mempelajari komputer. Ada banyak buku pada saat itu yang mengatakan bahwa komputer adalah alat si jahat untuk mengendalikan manusia. Yah . . . sekarang saya dengan senang hati menolong mereka ketika komputer mereka “Hang”, tanpa mengungkit-ungkit lagi pendapat mereka 25 tahun yang lalu.
Loving Intelligence yang tinggi adalah sesuatu keuntungan dari otak tengah yang aktif. Jika kita sementara ini masih belum bisa mengaktifkan otak tengah kita, bagaimana jika kita mencoba mengasah Loving Intelligence kita, sehingga hidup kita lebih berarti.
Selamat mendidik anak anda, Hartono
– Informasi lengkap tentang Aktivasi Otak Tengah kunjungi www.otaktengah.com
Untuk pemesanan awal buku “Dahsyatnya Otak Tengah” dapat mengirimkan email ke bukudot@gmail.com. Pada subject tuliskan “Pesan Buku”, tuliskan nama, alamat pengiriman lengkap, no telp anda, dan sebutkan berapa jumlah buku yang dipesan. Sampai saat ini harga akhir dari buku belum ditentukan. Kami akan hubungi anda sebagai konfirmasi pemesanan. Setiap buku yang dipesan lewat email ini akan mendapatkan tanda tangan langsung dari Penulis.
– Informasi lengkap tentang Aktivasi Otak Tengah kunjungi www.otaktengah.com